Erwin Dorong Mahasiswa Bangun Gerakan Edukasi dan Pendampingan HIV


BANDUNG, Kabar58
– Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengajak mahasiswa berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan HIV, kesehatan, dan perilaku berisiko.

Ajakan tersebut disampaikan Erwin saat menjadi keynote speaker dalam Talk Show Edukasi Pencegahan Pergaulan Bebas dan Bahaya HIV di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (30/9/2026).

Erwin mengapresiasi kampus yang mengangkat isu kesehatan dan persoalan sosial melalui ruang akademik. Menurutnya, mahasiswa memiliki potensi besar menjadi penggerak edukasi karena memiliki bekal keilmuan sekaligus kedekatan dengan generasi muda.

“Saya berharap ilmu-ilmu kalian ini dikeluarkan. Kalian turun ke masyarakat, berkolaborasi dengan kelurahan dan kecamatan, bagaimana kalian mengedukasi hal ini,” ujar Erwin.

Erwin mendorong mahasiswa berkolaborasi dengan kelurahan, kecamatan, puskesmas, dan tenaga kesehatan untuk memperluas edukasi mengenai HIV dan kesehatan.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dari sumber yang memiliki pengetahuan dan kapasitas.

Pemkot Bandung, kata Erwin, siap membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa untuk menggelar kegiatan edukasi dan pendampingan di masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya mencegah stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV. Menurutnya, edukasi HIV tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga bagaimana masyarakat menghindari diskriminasi dan pengucilan.

“Kita tidak sedang bicara soal angka saja, tapi soal masa depan, generasi muda seperti mahasiswa,” katanya.

Erwin juga mendorong mahasiswa membangun gerakan pendampingan sebaya. Menurutnya, mahasiswa dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk saling mengingatkan mengenai kesehatan dan perilaku berisiko.

“Jangan biarkan informasi sesat mengenai HIV beredar begitu saja,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan edukasi tersebut tidak berhenti sebagai diskusi, tetapi melahirkan wadah edukasi dan pendampingan yang konkret.

“Alhamdulillah, saya berharap dari sini lahir langkah-langkah konkret buat wadah diskusi dan pendampingan sebaya. Pemerintah Kota Bandung siap mendukung,” tutur Erwin.

Erwin mengajak mahasiswa memulai upaya pencegahan dari lingkungan terdekat dengan saling menjaga dan menyebarkan informasi yang benar.

“Jaga diri kalian, jaga teman kalian. Mari kita wujudkan generasi muda yang jauh dari pergaulan bebas,” pungkasnya.