Sambut HJKB 216, Farhan Ajak Warga Kenang Jasa Leluhur Bandung


BANDUNG, Kabar58
– Menjelang Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB), Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama jajaran Pemerintah Kota Bandung berziarah ke sejumlah makam leluhur dan tokoh yang memiliki kaitan dengan sejarah Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).

Ziarah menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu sekaligus mengajak masyarakat menjaga jejak sejarah yang membentuk Kota Bandung.

Rombongan berangkat dari Pendopo Kota Bandung menuju Makam Dalem Kaum. Kegiatan diisi doa ziarah, tabur bunga, dan penghormatan kepada para leluhur.

Farhan mengatakan, ziarah makam merupakan tradisi yang terus dijaga Pemkot Bandung sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada para tokoh yang telah mendahului.

“Ini adalah sebuah tradisi yang kita lakukan, melakukan ziarah sekaligus penghormatan kepada para tokoh yang telah dimakamkan di Bandung sejak tahun 1810 sampai hari ini,” kata Farhan.

Menurutnya, keberadaan makam bersejarah merupakan bagian dari perjalanan Kota Bandung yang perlu dirawat bersama.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran semua yang telah bekerja sama menjaga sejarah, memastikan bahwa seluruh makam para pendiri dan sesepuh kita itu bisa dijaga dengan baik. Karena ini adalah salah satu bentuk penghargaan kita kepada sejarah,” ujarnya.

Selain berziarah, Pemkot Bandung memberikan paket sembako dan kadeudeuh kepada para penjaga makam sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam merawat situs-situs bersejarah.

Setelah Makam Dalem Kaum, rombongan melanjutkan ziarah ke Makam Karang Anyar. Kegiatan kembali diisi doa, tabur bunga, serta pemberian bantuan kepada penjaga makam.

Rangkaian ziarah kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menuju Makam Baleendah, sedangkan Tim II bergerak ke Makam Astana Kalong dan Gordah di Kabupaten Garut. Di setiap lokasi, kegiatan diisi doa, tabur bunga, serta penyerahan bantuan kepada penjaga makam.

Farhan mengajak masyarakat menjadikan HJKB bukan sekadar momentum perayaan, tetapi juga kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang Kota Bandung dan menghargai para pendahulu.

“Mari kita bersama-sama memanjatkan doa bagi para leluhur kita yang telah mendahului kita, para orang tua kita yang telah meninggalkan jejak-jejak yang begitu indah untuk Kota Bandung,” tuturnya.

Ziarah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bandung merawat ingatan kolektif dan sejarah Kota Bandung, sekaligus menanamkan penghargaan terhadap para tokoh yang telah meletakkan dasar bagi kehidupan masyarakat saat ini.