BANDUNG, Kabar58 – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mempercepat perbaikan sejumlah traffic light yang dicuri di beberapa persimpangan. Sambil menunggu perangkat selesai dirakit, Dishub menerapkan pengaturan lalu lintas secara manual untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, perangkat yang hilang membutuhkan proses perakitan kembali sebelum dapat dipasang dan dioperasikan.
“Masih proses. Itu perlu dirakit lagi. Minimal kita seminggu untuk merakitnya lagi,” ujar Rasdian di Balai Kota Bandung, Kamis (1/10/2026).
Rasdian menyebut sekitar lima titik traffic light terdampak pencurian. Beberapa lokasi berada di Kecamatan Regol, termasuk kawasan PT INTI dan Simpang Patung Ikan.
Pencurian juga terjadi di Jalan Pungkur serta persimpangan Tamblong-Naripan dan Puteran Sunda.
Dishub Bandung telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti.
“Kita sudah melakukan laporan pengaduan ke kepolisian. Mudah-mudahan ditindaklanjuti,” katanya.
Sambil menunggu perbaikan, petugas Bidang Pengendalian Operasional (Dalop) ditempatkan di lokasi terdampak, terutama pada jam sibuk pagi.
“Untuk yang waktu dekatnya kita terpaksa di pengaturan manual dulu, menggunakan tenaga orang. Jam sibuk pagi sudah diatur oleh Bidang Dalop,” jelas Rasdian.
Menurutnya, pengaturan manual diperlukan karena persimpangan tanpa traffic light berisiko menimbulkan konflik arus kendaraan, terutama saat malam hari.
“Apalagi malam hari, khawatir kalau tidak ada traffic light. Yang dari utara, selatan, timur, barat nanti kalau tidak traffic light suka dulu-duluan,” ujarnya.
Dishub terus mempercepat proses perbaikan sekaligus melakukan pemantauan di lapangan. Rasdian menargetkan perakitan dan perbaikan traffic light dapat selesai dalam waktu sekitar sepekan.

